Minggu, 01 Desember 2013

kemaren sempat hunting hunting di barelang jembatan 1 sampe jembatan 4, padahal hari kerja tp karna ada demo buruh,,, so... kami pun demo lah ke barelang sekalian refresh...hehehe
ini hasil bidikan ku,  yuuk mari di simak.. :D










camana kawan kawan..oke tak? 
hmmm oke lah tu....
hehe






Senin, 22 Juli 2013

Tak segampang mata memandang

Sudah berjahlan 4 bulan aku menjadi karyawan kontrak di sebuah pt shipyard di daerah tanjung uncang, hmmm tak terasa ya,,,rasanya seperti sudah 4 tahun,( hayooo tak betah ya?,,,,hehehe) emmm,, entah lah,,, mungkin bener apa yang dikatakan pak spv “kenapa sofa? Di sini cowoknya gakda yang ganteng ya? “ hehehe pak spv ni bisa aja,,,,aku hanya senyum aja” apalah bapak ni,,enggak lah…..(padahal iya tu,hihihi) aih macam aku ni cantik sangat nak tengok yang seger seger….huh perasan lah aku ni…,
Yaaa tapi emang itu sih biasanya yang jadi penyemangat kita ..hahaha itu pulak….
Sebenernya curhat ku selama kerja di sini sudah banyak aku tulis ,dari awal aku kerja yang di mulai dengan kejadian yang lucu,memalukan ,sedih sampe yang jorok pun ada aku catat ( biar tak lupa,hehehe) tapi aku curhatnya aku tilis di hape bebe, padahal rencana mau aku simpan di blog biar buat baca-baca aku aja tapi keburu hape bebenya rusak,hikssss jadi lupa ceritanya kan,,,,,
Iya pokoknya semua aku tulis (rencana mau di bikin sebuah buku,hehehe) dari perasaan lupa pake beha,,,( upsss sorry porno ya? Dikitlh,hihihi) telat nyampe kantor portal security dah turun alias dah tutup pagar(hehehe,)hape ku jatoh dan masuk ke westapel toilet dan aq dengan tangan ku ngambil ke dalam lubang keramat( aih,,joroknye lah,,,) pernah mau ceklok alias absen pulang setengah jam sebelum waktunya ( untung di tanyain sama resepsionisnya, ahh aku ni ngelamun kali kerja,,,malunyeeee, dan pernah juga hamper mau ngelindes sepatu security ! (huuuhhh parrrah kan,,,,) padahal dah baik-baik pak security  dah mau  bukain pintu gerbang buat kasi jalan lewat,,eeehhh dasar aku,,,masih sempet-sempetnya hamper melindas sepatu pak security,,,(tapi takke elindes sih Cuma hamper,,,hehehe,sungguh terlalu)*maaf pak security J
                                                                                                                            
Kemaren aku sempat ditanyain sama seorang foreman yang di tempat aku nangkring eh kerja itu maksudnya, waktu itu kita lagi ngobrol-ngobrol sekitar jam 3an  di ruang yang pengap yang aku anggap itu kantor paling megah,,,(biar semangat,hehehe)
Aku bilang kalo abis lebaran mau resign,alasan pulang kampong atau nikah,
 Si bapak: iya kamu mau nikah ?
Aku: gak lah belum pak alas an aja, tapi bapak jangan bilang sama pak xx ya?
Si bapak : iya iya..
Aku: ( entah buaye entah katak, entah iye entah tidak,hheheeee, biar ajalah kalo dia bilang sama si bapak xx, aku tak kessahhhh…..)
Si bapak: kenapa ? gajinya kecil ya?
Aku: tak lah pak….bukan bidang nya…
Si bapak: oooww bukan bidang nya? Hmmm iya juga sih…
Tapi ada tu dulu temen saya, dia lulusan sospol kalo gak salah,tapi  dia masuk di sebuah perusahaan dan dia bagian enjiner ,tuh sampe sekarang, bisa dia…
Aku: ( ohh jadi bapak mau bilang kalo aku bisa kayak temen bapak itu atau bapak mau bilang kalo aku ini sok gengsi? Gak mau kerja?? Dan bla bla bla,,,,,,,,Huhuhuhhhh ) membatin aja sih,,,,hihihi

Aku : iya pak, saya lulusan manajemen pemasaran tapi di sini aku admin bubut…tak nyambung kan, mungkin bagian marketing atau purchasing nya tapi aku bahsa inggris gak bisa,,,pasif pun enggak…
hmmmm ( satu alat kapal atau mesin di sini sama sekali aku tak ada tau namanya,,jadi aku bikin laporan itu seperti bikin karangan waktu ngisi lembar jawaban sama dosen, mengarang bebas ,aku bikin laporan aku sendiri tak paham,,,,jangan kan nama alat-alat untuk perbaikan kapal, nama alat sepeda aja aku tak ada tau,,,,jadi aku seperti anak baru lulus sd banyak nanya terus,,,kadang kalo pun tak Tanya pasti tulisan nama barang orderan ada yang salah,,,( malu kan dear,,,,hikssss,)
sepi pak, gakda temen gossip….( asal njeplak aja nih mulut)
si bapak:  hmmm( ketawa aj dia,entah apa yang ada dipikiran dia dan pandangan dia sama aku, palingan dia liat aku lugu selugu-lugunya,,,,,ah whatever….i don’t care,,,
dan sekarang sudah masuk bulan ramdhan yang 14, hmmm yang non muslim lebih menghormati bulan puasa dan yang puasa dari pada yang sam-sama muslim( dah tak tau malu dan tak menghormati bulan ramdhan sama sekali) ya Allah… harusnya umat mu ini malu ya allah…orang yang tak mengikuti agama mu aja dia hormat dengan orang yang mengikutimu, tapi yang ngaku ikut agamamu malah tak bisa menjalankan perintahmu bahkan tak menghormati bulan yang penuh diskon pahala pemberianmu ini,,,
“astaghfirullah…” aku sedih melihatnya, emank biasa sih aku liat orang yang ngakunya di ktp islam tapi tak pernah melakukan kewajiban sebagai seorang muslim, tapi entah kenapa di sini aku sedih melihat nya, dunia di kejar-kejar…malahan kalo di ajak demo kenaikan gaji semangatnya luar biasa, sampe kelaparan pun gak apa-apa asal perusahaan mengabulkan permintaan permintaan gaji ( baru satu bulan yang lewat heboh demo beberapa hari sampe tak masuk kerja,,,,entah apa alasannya aku juga kurang tau, yang pasti ada menyangkut gaji lah…)
Padahal kerjanya santai,,,tapi mungkin di lapangan yang kerjanya berat,panasss
Hmmmmm entah lah ya allah “hanya Allah lah yang tahu” eh macam judul sinetron ramadhan pulak ya,hehehehe


Hmmm dah dulu lah dear…besok sambung lagi curhat ku ya…J

Jumat, 21 September 2012

          Ini ada beberapa kiriman dari seorang teman dari sebuah group facebook pulau burung comunity,mereka yang tau tentang pulau burung tapi saya kurang pasti apa dia asli pulau burung atau pendatang ataupun hanya pernah singgah sebentar di pulau burung .ini tanggapan nya tentang pulau burung,
nama facebooknya "Max's Halim".

Pulau burung, namanya samar saja kudengar.
Tapi entah mengapa mengingat pulau kecil itu,
membuatku yakin bahwa Indonesia itu memanglah ada.
Pulau Burung tak sibuk dengan hiruk pikuk pembangunan infrastruktur
seperti di kota-kota besar di nusantara.
Hanya jalan semen sederhana, sebuah pasar tua dan sebuah dermaga yang yang tak bisa dikata muda. Hanya itu infrastruktur penting di Pulau Burung.
Namun bukan berarti kebahagiaan jauh dari orang-orang Pulau Burung.
Kala Adzan maghrib datang, semua aktivitas terhenti tak peduli muslim atau bukan.
Tapi begitulah penghuni Pulau Burung menghargai waktu yang penting bagi umat muslim itu.
Listrik memang ada tapi sangat terbatas, tak lebih dari jam 10 malam.
Gelap gulitalah Pulau Burung.
Itu juga yang di seputar pasar, selebihnya memang belum teraliri listrik.
Malam selalu syahdu di Pulau Burung,
begitu kata pedagang nasi di pasar.
Pulau burung memang bukan tempat wisata yang molek
dengan pantai pasir putih atau sajian tradisi.
Tapi, justru dalam ketiadaan itulah aku melihat wajah Indonesia lebih jelas dan indah.
Indonesia yang kusaksikan dalam keindahan dan beragam
“jualan” wisata lainnya kadang hanya ada kamuflase.
Semua serba panggung, tapi tidak di Pulau Burung,
semua mengalir begitu saja. Tak ada tradisi yang “dibangkitkan
dari kubur” hanya untuk menangguk wisatawan.
Tak ada pula orang suku asli yang dirias agar bisa menarik perhatian wisatawan.
Semua berjalan biasa saja.
Menyaksikan Pulau Burung dengan romantikanya,
membuatku sedih sekaligus bahagia. Sedih, karena mereka
seperti sekumpulan orang- orang republik yang dilupakan.
Tapi bahagia karena mereka ber Indonesia dengan kaya raya.
Perbedaan adalah ruang yang mereka apresiasi dengan sederhana,
kekurangan mereka anggap sebagai kesempatan untuk terus menjadi sederhana dan tak tamak.
Ah, ini semua mungkin karena aku muak ber Indonesia ala kita yang penuh basa-basi.
Ke-Indonesiaan kita adalah riasan, sedangkan di Pulau Burung Indonesia itu adalah substansi.
Bukankah Indonesia kita ini diciptakan agar penghuninya menjadi riang dan senang,
tanpa mengkhawatirkan perbedaan. Kutemukan itu di Pulau Burung.
dan ini satu lagi komentar seorang teman tentang pulau burung nama facebooknya "Siti Nur Azizah"
            Waktu terasa gegas hanya di dermaga, selebihnya waktu hanya nisbi, begitulah di Pulau Burung. Pernah mendengar nama tempat itu ? Iya Pulau Burung. Ah, kurasa satu dalam seribu saja di antara kita yang mengenal nama itu. Tak ada yang istimewa di situ, hanya waktu yang tak pernah benar-benar eksis. Dari sepotong tanah di timur laut Sumatera inilah kutemukan sisi lain Indonesia. 
Mereka ber-Indonesia dengan sederhana, begitu kata teman seperjalananku sepulang dari Pulau Burung. Berada di Provinsi kaya (Riau), Kabupaten Indragiri Hilir. Tak ada atribut-atribut mentereng yang menandakan sepotong tanah ini adalah Indonesia. Tak ada bendera-bendera lebar yang berkibar di dermaga, tak pula ada slogan-slogan besar pengusung “nasionalisme baliho”. Tak ada percakapan-percakapan serius tentang masa depan Indonesia. Hanya canda-canda kecil khas Melayu saja yang mewarnai warung-warung kopi di sepanjang jalan kecil pasar- pelabuhan.

ini lah komentar mereka tentang suasana pulau burung, dan aku tinggal di daratnya lagi sekitar kurang lebih 7km dari pulau burung ,yaitu sungai pertpat. jalannya masih jalan tanah, kalau hujan lengket,karna tanah liat, kalau panas berdebu,,, hmmmm itulah pulau burung...

Senin, 11 Juni 2012

Pagi ini, sudah dapat dua sms yang isinya tentang 'kerja", haha ,aku tertawa tapi sebenernya sambil nyengir kecut gitu, aih macam mana pulak nyengir kecut...
........lanjut....
pertama dari bbm, dari seorang temen , lena namanya " udh kerja buq?" , belooom buq, knpe?, takde, kontrak akupun kejap lagi abis, ngajak nyari kerja sama-sama, hehehe", 'dan aku.... aiiih, pasti tau lah ekspresi muka aq seperti apa.......
sms kedua dari seorang temen juga ni, (adek angkat dapat di kampus,hehe ) namanya ana," kak, dmn? udh kerja? aku balas," dirumah sayang,belum..knp? balasan sms dari dia ini yang buat  aku jadi males mandi sampe sore,,,,;(, "hahaha ,jiaahhh,,,udh, jualan pisang goreng aja,,,", hmmmmm kan....pulsa pun abis.....camana mau balas, padahal mungkin saja dia mau kasih modal,,,ha,,,,modal buat jualan pisang goreng, ckckckck
udah segitu aja cerita saya ..

Senin, 14 Mei 2012

 *Coretan Rasa

Rindu sebuah pulau
pulau kelahirku
dialah....
pulau burung...
pulau penawar stres..( hohoho)
hmmmm...........
langitnya masih tetap begitu..
masih biru..dan masih terlihat anggun..
airnya masih seperti dulu...
jernih...dan sejuk terasa mencengkram tubuh ini..
tubuh yang sudah lama tak merasakan kesejukanmu...
tubuh ini rindu akan sentuhan lembut darimu..
terasa dingin...segar..mengalir kehati ini...
tanah setapak yang sering ku lewati...
kini terlihat kaku menatapku....
namun dia masih tetap mengenalku dan menyapaku ramah....
aku tersenyum padamu..
dan aku juga merasakan betapa kau bersukacita menyambutku...
angin semilir membawakan dedaunan kering mendekat padaku,,,
dia mencubit kakiku dengan mesra...

kau menyapaku dengan lembut 'rebahkan tubuhmu sejenak,bermimpilah dengan kenangan yang kau rindu'
segarkan jiwamu,..
aku tinggalkan senyum padamu, sampai nanti kita bertemu lagi..